Jumat, 22 November 2013

IKHLAS


A.    Pengertian Ikhlas
Ikhlas adalah ucapan, perbuatan, diam, bergerak, yang dirahasiakan, yang ditampak, hidup atau mati hanya untuk ridha Allah swt.semata. Adapun pengertian ikhlas yang diberikan para ulama, yaitu :
Pertama, ikhlas ialah mengkhususkan tujuan semua perbuatan kepada Allah swt.semata. Pengkhususan ini mengharuskan tujuan perbuatan itu hanya untuk-Nya, bukan yang lain.
Kedua : ikhlas ialah melupakan pandangan manusia, sehingga kita hanya melihat Sang Pencipta alam. Orang yang menangis kerena takut kepada Allah swt., memberikan infaq, atau mengerjakan shalat di tengah ribuan, bahkan jutaan orang akan tetap ikhlas karena tidak menggubris pandangan manusia tadi. Ia hanya melihat pandangan Allah swt. semata.
Ketiga : ikhlas diartikan dengan tidak memaksudkan perbuatan agar dilihat orang, namun memaksudkan agar dilihat oleh Allah swt. Sebagaiman firman Allah swt. :
 
Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama.Dan cukuplah Allah sebagai saksi.(Qs.Al-Fath : 28)
Ikhlas merupakan kunci amalan hati. Semua amalan shalih tidak akan sempurna tanpa dilandasi keikhlasan kepada Allah swt semata. Bahkan makan, minum ataupun berolahraga, juga harus didasari keikhlasan.Sebagaimana firman Allah swt. :

Hukum 1 Kepler


A.   Masa Pra Hukum I Kepler
Awal perkembangan ilmu astronomi modern dimulai oleh Purbach (14231461) di universitas Wina serta lebih khusus lagi oleh muridnya Yohanes muller (14361476). Johanes Muller pergi ke Italia khusus untuk belajar karya asli Ptolemeus tentang astronomi bersama temannya Walther (14301504). Walther adalah seorang yang kaya, ia memiliki observatorium pribadi, serta mesin percetakan pribadi. Muller bersama Walther membuat penanggalan berdasarkan bendabenda langit yang banyak dipakai oleh para pelaut Spanyol dan Portugis.
Muller kemudian pergi ke Roma untuk melakukan pembaruan kalender di sana, akan tetapi ia meninggal sebelum dapat melaksanakan niatnya. Pengamatan muller dilanjutkan oleh temannya, Walther dan Albrecht Durer. Maka, ketika Nicolas Copernicus (14731543) memulai karyanya, telah terdapat cukup banyak karya hasil pengamatan astronomi. Sistem Copernicus yang baru tentang alam semesta menempatkan matahari sebagai pusat alam semesta, serta terdapat tiga jenis gerakan bumi. Tiga jenis gerakan bumi itu adalah gerak rotasi bumi (perputaran bumi pada porosnya), gerak revolusi (gerak bumi mengelilingi matahari) dan suatu girasi perputaran sumbu bumi yang mempertahankan waktu siang dan malam sama panjangnya. Teori Copernicus tersebut ditulis tangan dan diedarkan di antara kawankawannya pada tahun 1530.